Menemukan Kebahagiaan Sederhana Lewat Self-Care yang Nyaman dan Asyik
Pernahkah kamu merasa tersesat dalam rutinitas sehari-hari, terjebak dalam kesibukan yang tak ada habisnya? Saya pernah. Sekitar satu tahun lalu, saat pandemi membuat semua orang berada di rumah, saya mengalami saat-saat sulit. Sepertinya dunia mengecil; pekerjaan dari rumah membuat batasan antara kehidupan pribadi dan profesional menjadi samar. Kesehatan mental saya menurun, dan kebahagiaan terasa seperti mimpi yang jauh.
Mencari Solusi di Tengah Ketidakpastian
Setiap hari berlalu tanpa arti. Pagi hari menjadi ajang bergegas untuk menghadiri rapat virtual, sedangkan malam harinya saya terbenam dalam tumpukan pekerjaan yang belum selesai. Dalam situasi itu, saya mulai mencari cara untuk kembali menemukan diri sendiri dan memperbaiki keadaan ini. Saat browsing di internet, saya mendapati istilah “self-care”, tetapi tidak hanya sekadar self-care biasa—saya ingin sesuatu yang nyaman dan asyik.
Saya memutuskan untuk menyelami lebih dalam tentang kebiasaan-kebiasaan kecil yang bisa memberi kebahagiaan sederhana. Mulai dari membaca buku sambil menikmati secangkir teh hangat di sudut favorit rumah saya hingga menghabiskan waktu berkualitas dengan tanaman hias yang mulai tumbuh subur di balkon kecil kami.
Menciptakan Rutinitas Self-Care Pribadi
Saya mulai merancang rutinitas harian dengan mengutamakan momen-momen kecil namun berarti—itu adalah langkah awal menuju kebahagiaan baru. Salah satu kegiatan favorit saya adalah meditasi pagi selama 10 menit sebelum memulai aktivitas lain. Pada awalnya, rasanya sulit untuk tidak tergoda membuka gadget dan scroll media sosial; tetapi seiring waktu, meditasi membantu menenangkan pikiran.
Suatu pagi, ketika semua hening menjelang fajar datang menghampiri, saya duduk bersila dengan mataku terpejam. Di tengah keheningan itu muncul dialog internal: “Apa sebenarnya hal yang membuatmu bahagia?”. Entah bagaimana jawabannya membentuk gambaran akan perjalanan pribadi menuju menemukan hal-hal sederhana ini—seperti memasak makanan sehat atau bahkan sekedar menulis jurnal setiap malam tentang apa saja yang bersyukur.
Kekuatan Kegiatan Kecil Namun Berarti
Ketika kita berbicara tentang self-care, kita sering kali terjebak dalam ide bahwa harus mengeluarkan banyak uang atau waktu untuk mendapatkan manfaatnya. Padahal sesungguhnya justru hal-hal kecil lah yang dapat membawa dampak besar bagi kesehatan mental kita!
Ada satu sore ketika hujan turun deras di luar jendela kamar tidur kami. Saya memilih tidak bekerja lagi setelah jam kerja berakhir; sebaliknya, saya mengambil catatan menggambar sederhana dari lemari—sesuatu yang sudah lama tidak saya lakukan sejak kuliah seni beberapa tahun silam! Tangan ini melukis garis-garis acak pada kanvas putih sambil mendengarkan musik latar lembut dari Spotify. Rasanya sangat menyenangkan!
Membangun Hubungan Lewat Self-Care Bersama Orang Terkasih
Pembelajaran terbesar dari pengalaman ini adalah pentingnya berbagi momen-momen tersebut dengan orang-orang tercinta kita. Tidak ada salahnya meminta teman dekat atau pasangan untuk bergabung dalam kegiatan self-care seru ini! Misalnya saja ketika kami memutuskan membuat spa mini di rumah selama akhir pekan: masker wajah homemade sambil menonton film favorit bersama.
Tindakan kecil ini tampaknya remeh, tetapi dapat menciptakan kedekatan emosional sekaligus menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sering kali hadir melalui kehadiran fisik orang-orang sekitar kita—serta komitmen untuk saling menjaga kesehatan mental satu sama lain.
Jadi ingatlah bahwa menemukan kebahagiaan sederhana tidak perlu rumit atau mahal—cukup luangkan waktu untuk diri sendiri serta berbagi pengalaman itu dengan orang terkasih pun dapat memberikan dampak luar biasa pada kualitas hidup kita!
Marisol Villate juga memiliki banyak inspirasi tentang bagaimana merawat diri sendiri secara kreatif dan menarik melalui pendekatan unik mereka masing-masing.